Kolaka, 17 Maret 2026 – PT Vale Indonesia hari ini mengumumkan hasil-hasil keuangan yang telah diaudit untuk tahun yang berakhir pada
2025.

PT Vale mencatat kinerja operasional yang solid pada tahun 2025, dengan produksi nikel dalam
matte mencapai 72.027 metrik ton sepanjang tahun. Hasil ini menunjukkan peningkatan yang
positif dibandingkan 71.311 t yang dicapai pada 2024.

Secara triwulanan, produksi 4T25 tercatat sebesar 17.052 t, atau sekitar 12% lebih rendah
dibandingkan 19.391 t pada 3T25, terutama disebabkan oleh kegiatan pembangunan kembali
Furnace 3 yang dimulai pada November dan ditargetkan selesai pada Mei 2026. Dibandingkan dengan 4T24, ketika produksi mencapai 18.528 t, hasil produksi pada 4T25 tercatat sedikit lebih rendah, namun secara keseluruhan produksi sepanjang tahun tetap lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

Hasil ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Perseroan dalam menjaga keandalan operasional dan mengelola produksi secara efisien sepanjang tahun.

Selain produksi utama nikel matte, PT Vale juga terus mencatat kemajuan dalam memperluas
portofolio komersialnya tahun ini, termasuk melalui penjualan bijih nikel saprolit dari blok Pomalaa dan Bahodopi. Pada 2025, penjualan bijih saprolit mencapai 2.316.023 wet metric tona, dengan bulanan tertinggi pada Oktober sebesar 516.167 wmt. Secara keseluruhan, Blok
Bahodopi memberikan kontribusi terbesar terhadap penjualan bijih saprolit sepanjang tahun.

Harga realisasi rata-rata nikel matte pada tahun 2025 tercatat sebesar AS$12.157 per ton, turun 7% dibandingkan AS$13.086 per ton pada tahun sebelumnya. Meskipun berada dalam lingkungan harga yang lebih lemah, peningkatan tingkat payability nikel matte yang mulai berlaku pada Juli tahun lalu, serta volume pengiriman yang lebih tinggi, mendorong kenaikan total pendapatan Perseroan menjadi
AS$990,2 juta—meningkat 4% dari AS$950,4 juta pada tahun 2024.

Secara triwulanan, pendapatan mencapai AS$284,8 juta, naik 2% dibandingkan triwulan sebelumnya, didorong oleh pemulihan harga
nikel yang moderat. Hal ini menegaskan komitmen kuat Perseroan bersama para pemegang saham dalam menghadapi kondisi pasar yang menantang serta keyakinan terhadap prospek jangka panjang industri.

Dari sisi biaya, meskipun Perseroan melaksanakan pemeliharaan besar pada salah satu furnace, Perseroan berhasil mempertahankan unit biaya kas penjualan yang kompetitif sebesar AS$9.339 per
ton pada tahun 2025, sedikit lebih rendah dibandingkan AS$9.374 per ton pada tahun sebelumnya.

Peningkatan ini mencerminkan disiplin biaya yang kuat serta menghasilkan tingkat biaya kas tahunan terendah dalam empat tahun terakhir, turun dari sekitar AS$11.201 per ton pada tahun 2022.

Sepanjang tahun, PT Vale membukukan laba bersih sebesar AS$76,1 juta, meningkat 32%
dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja ini mencerminkan perbaikan operasional yang konsisten, level produksi yang lebih kuat, serta pendekatan yang disiplin dalam efisiensi biaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *