KOLAKA – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2026, PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menggelar aksi penanaman puluhan pohon di lingkungan SMKN 9 Kolaka, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim” tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi dampak perubahan iklim.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran manajemen PT Vale IGP Pomalaa, Pemerintah Kecamatan Pomalaa, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kolaka, Pemerintah Desa Pesouha, mitra kerja dan kontraktor PT Vale, serta guru dan siswa SMKN 9 Kolaka.
Manager Environment & Operational Permit Pomalaa PT Vale, Firman Gunawan, mengatakan penanaman pohon di luar wilayah operasional perusahaan merupakan bagian dari kontribusi sosial perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup di masyarakat.
“PT Vale sebagai perusahaan tambang tidak hanya fokus pada kewajiban melakukan revegetasi atau penanaman kembali di areal internal tambang. Lewat momentum Hari Lingkungan Hidup 2026 ini, kami ingin berkontribusi lebih luas dengan menanam pohon di areal luar tambang, khususnya di lingkungan masyarakat. Tujuannya agar kita bisa bersama-sama mengampanyekan pelestarian lingkungan dan menjaga kondisi iklim di sekitar areal tempat kita bekerja,” ujar Firman.
Menurutnya, kegiatan penghijauan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat dan generasi muda untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kolaka, Marsukat Triadi, mengapresiasi langkah PT Vale dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman pohon bersama masyarakat.
Ia menilai tantangan saat ini adalah bagaimana mengembalikan fungsi dan kelestarian lahan yang telah terbuka akibat berbagai aktivitas ekonomi, sehingga tetap memberikan manfaat tanpa merusak keseimbangan lingkungan.
Marsukat juga berbagi pengalaman saat meninjau wilayah operasional PT Vale di Luwu Timur. Menurutnya, aktivitas pertambangan di daerah tersebut berjalan berdampingan dengan sektor pertanian dan lingkungan sekitar yang tetap terjaga dengan baik.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa Kabupaten Kolaka masih menghadapi sejumlah tantangan lingkungan, salah satunya banjir musiman yang kerap merendam kawasan persawahan di wilayah selatan.
“Ini menjadi PR bersama bagi pemerintah maupun perusahaan untuk terus mengantisipasi dampak cuaca agar operasional usaha tetap berjalan, namun iklim dan lingkungan kita tetap hijau,” katanya.
Selain mengajak masyarakat menanam pohon, Marsukat juga mendorong penerapan budaya memilah sampah mulai dari rumah tangga. Ia mengimbau masyarakat memisahkan sampah organik yang dapat dimanfaatkan kembali menjadi pupuk atau pakan ternak, serta mengelola sampah plastik agar dapat didaur ulang melalui fasilitas TPS 3R.
“Sampah plastik menyumbang porsi terlalu besar dan sangat repot didaur ulang. Melalui penanaman pohon hari ini, mari kita kuatkan tekad bersama untuk menjaga iklim agar wilayah operasional dan tempat tinggal kita tetap sejuk,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka berharap semangat pelestarian lingkungan dapat semakin tertanam di tengah masyarakat, khususnya di kalangan pelajar SMKN 9 Kolaka sebagai generasi penerus yang akan menjaga keberlanjutan lingkungan di masa depan.









