Kolaka – Rencana pengalihan sementara layanan penyeberangan pada lintasan Bajoe–Kolaka resmi diundur. Jika sebelumnya dijadwalkan mulai 1 April 2026, kebijakan tersebut kini baru akan diberlakukan pada 10 April hingga 1 Juni 2026.
Pengalihan ini dilakukan seiring adanya proses perbaikan movable bridge di Dermaga 1 Pelabuhan Bajoe yang membutuhkan waktu pengerjaan cukup panjang.
Selama masa perbaikan berlangsung, operasional penyeberangan Bajoe–Kolaka akan dialihkan ke lintasan Siwa–Kolaka. Langkah ini diambil guna memastikan kelancaran serta keselamatan layanan transportasi laut bagi masyarakat pengguna jasa.
Sejumlah armada kapal telah disiapkan untuk melayani rute pengalihan tersebut, di antaranya KMP Mishima, KMP Fais, KMP Masagena, KMP Raja Dilaut, KMP Kota Bumi, dan KMP Permata NST.
Masyarakat diimbau untuk memperhatikan perubahan jadwal dan rute penyeberangan ini agar perjalanan tetap berjalan lancar selama masa pengalihan berlangsung.
Selain itu, pihak operator juga menetapkan pembatasan kendaraan dengan kapasitas maksimal 30 ton. Pembatasan ini diberlakukan guna menjaga keselamatan operasional selama proses pengalihan berlangsung.
Masyarakat pengguna jasa penyeberangan diimbau untuk menyesuaikan jadwal perjalanan dan mematuhi ketentuan yang berlaku demi kenyamanan bersama.









