Kolaka Utara – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Lapai, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara, Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 16.30 WITA. Peristiwa ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Kanit Laka Lantas Polres Kolaka Utara, Bripka Hardiansyah, SH, menjelaskan kecelakaan terjadi antara sepeda motor Yamaha RX King warna hitam nomor polisi DT 5737 DJ yang dikendarai Aldi (23), warga Desa Lalombundi, Kecamatan Pakue, dengan sepeda motor Yamaha Fino warna putih nomor polisi DP 6528 TC yang dikendarai Arnianti (14), warga Desa Koreiha, Kecamatan Ngapa.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), insiden bermula saat Arnianti yang mengendarai Yamaha Fino bergerak dari arah utara ke selatan menuju lorong sekolah. Pada saat bersamaan, dari arah barat ke timur datang sepeda motor Yamaha RX King yang dikendarai Aldi dengan kecepatan tinggi.
“Pengendara RX King diduga kurang memperhatikan kondisi lalu lintas di depannya, sehingga panik dan kehilangan kendali, lalu menabrak bagian samping kiri sepeda motor Yamaha Fino,” ujar Bripka Hardiansyah.
Akibat kecelakaan tersebut, Aldi mengalami sejumlah luka dan sempat dilarikan ke Puskesmas Lapai, namun dinyatakan meninggal dunia. Sementara Arnianti mengalami luka di bagian kepala, mata, bahu, dan lutut, dan telah dirujuk ke BLUD H.M. Djafar Harun Lasusua untuk mendapatkan perawatan medis.
Diketahui, kondisi jalan saat kejadian berada di perempatan dengan kondisi lurus, beraspal, cuaca cerah, dan terjadi pada sore hari. Kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp1 juta.
Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Kolaka Utara masih menangani kasus tersebut dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kolaka Utara, IPTU Jumardin, SH, MH, mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan disiplin dalam berlalu lintas.
“Pengguna jalan diharapkan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan helm standar, serta tidak berkendara dengan kecepatan tinggi, terutama saat melintasi persimpangan atau kawasan padat aktivitas,” imbaunya.








