Kapolres Kolaka Mediasi Dua Kelompok yang Sempat Bertikai di Pomalaa

Kolaka – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kolaka, AKBP Resza Ramadianshah bersama Kapolsek Pomalaa, Iptu Taufik Frida mustofa, melakukan mediasi terhadap dua kelompok yang sempat bertikai di Kelurahan Dawi-Dawi, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka beberapa waktu lalu.

Pertemuan yang digelar di Mako Polsek Pomalaa pada Senin (7/11/2022) tersebut dihadiri langsung oleh beberapa pihak terkait, diantaranya Lurah Dawi-Dawi, Babinsa, tokoh masyarakat serta perwakilan dua kelompok yang bertikai.

Kapolres Kolaka, AKBP Resza Ramadianshah melalui Kapolsek Pomalaa, Iptu Taufik Frida Mustofa menerangkan bahwa pertemuan tersebut membahas mengenai penanganan permasalahan pertikaian antara dua kelompok yang terjadi beberapa waktu lalu tersebut.

Kapolres Kolaka, AKBP Resza Ramadianshah saat melakuan pertemuan bersama perwakilan dua kelompok di Pomalaa.

Ada beberapa kesepakatan dalam mediasi tersebut, diantaranya pihak kepolisian tetap melakukan Patroli Rutin disekitar TKP bentrokan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Disepakati bersama mengenai pembentukan FKPM, pendirian dan pengaktifan kembali pos ronda di sekitar Jalan Cakalang,” kata ia melalui pesan tertulisnya.

Kemudian, kata ia, dalam mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan lainnya, ijin keramaian pesta pernikahan dan sejenisnya dibatasi hanya hingga pukul 22.00 Wita.

“Kepolisian juga akan melakukan penertiban terhadap penjualan miras tradisional maupun miras lainnya yang ada di Wilayah Kecamatan Pomalaa guna mencegah kriminalitas,” ujarnya.

Kapolres Kolaka juga menegaskan bahwa kasus yang telah terjadi sudah ditangani oleh kepolisian, sehingga masyarakat diminta untuk memercayakan penanganan kasus tersebut kepada pihak pihak yang berwenang.

“Pelaku saat ini masih dalam pencarian. Namun itu, kami akan tetap membuka ruang untuk dilakukannnya mediasi terkait kasus tersebut apabila kedua belah pihak menyetujui,” pungkasnya.

Kapolres Kolaka saat bertemu dengan korban pembusuran bernama Anca Andrianto di kediamannya.

Setelah pertemuan mediasi antara kedua belah pihak tersebut, Kapolres Kolaka bersama jajarannya melakukan kunjungan terhadap Anca Ardianto yang merupakan korban pembusuran pada saat bentrokan beberapa waktu lalu.